Love Poem : Inspirasi Cinta

       always and forever


Bunga-bunga berkuntum cantik di dalam pasu

menghiasi ruang tamu rumah dengan warnanya yang keunguan

Bunga-bunga di laman

luruh dari pohonnya lalu berserakan di lantai tanah menjadi permaidani laman

Seperti berjalan di atas karpet menuju ke pelaminan

Begitulah perasaanku saat berjalan di halaman rumah yang dipenuhi dengan

bunga-bunga yang cantik berguguran

Saat matahari menyinar di celah-celah pohon

terbias melalui dedaun yang menghijau

aku menutup wajahku dengan jemariku saat dipanah cahaya mentari

saat aku mencuri lihat mentari di celah-celah jari

Wajahmu datang menjelma di birai mataku

aku tersenyum saat kau muncul di dalam angananku

Seperti mentari yang menyinari bumi

Kamu juga menyinari kehidupanku sehingga aku dapat melihat suasana sebenar hatiku

warna-warni seperti pelangi dan dihiasi dengan isi kehidupan yang indah seperti pepohon yang menghijau dan laut yang membiru di muka bumi

Seperti itulah jua saat dirimu menyinari hatiku

Dulu aku tidak menyukai cinta yang hadir di dalam jiwaku

Kerana aku tahu bagaimana pengakhirannya

Dan aku tahu bagaimana sakitnya hati ini saat cinta tidak kesampaian

Namun hari ini aku telah mengerti apa itu cinta

Satu ketika dulu mungkin aku patah hati kerana aku belum mengenali erti cinta

Kali ini aku telah dewasa dan aku telah belajar apa itu erti cinta

Cinta itu dirasai dari hati

Namun tak semestinya memiliki

Dan jika tidak dapat memiliki tidak semestinya dunia ini sudah terhenti

Saat kau belajar erti keikhlasan, belajar erti qada' dan qadar

Barulah kau mengerti erti keredaan akan sesuatu perkara

Tak ada satu pun milik kita

Semua ini adalah milik Tuhan

Jika hari ini kita tidak dapat memiliki apa yang kita cinta

Hari esok akan datang kepada kita yang mencintai kita

Kerna itulah kehidupan

Terima kasih kerana hadir di dalam hatiku

Meski kau tidak mengetahui tentang isi hati ini

malah mungkin kau tidak mengenali diri ini

ingin ku katakan kepadamu

bahawa engkaulah cintaku, inspirasiku

satu ketika dulu hatiku hancur teruk diperdaya oleh cinta pertama

setelah kau hadir di dalam hatiku

kesakitan yang dirasakan mulai menghilang

segala kedukaan mulai berterbangan

seperti pohon bunga yang luruh bunganya, layu daunnya

saat pucuk mulai tumbuh, bertunaslah kembali pohon bunga itu

berbunga mekar di pasu

harum mewangi segenap ruang halaman

lalu luruh memenuhi laman menjadi permaidani bunga-bungaan

Terima kasih kerana pernah hadir di dalam hidupku

Mungkin kamu tak akan menjadi milikku

Cuma ingin ku katakan kepadamu agar kau tahu

Kamulah cinta yang terindah di dalam hidupku

Tak pernah ku harapkan

Tak pernah ku paksakan

Tak pernah ku angankan

Tak pernah ku mimpikan

Hanya bersemi di dalam hati

Satu masa nanti akan pergi jua bersama angin yang menderu masuk ke dalam hati

Lalu membawa pergi cinta ini sesuai dengan masanya

Usai sudah cinta ini pada waktu itu

Walau seribu tahun akan datang kau takkan pernah menjadi sebuah kenyataan

Akan ku ingati cinta ini sepanjang zaman

Yang menghiasi hidupku

Yang menerangi hidupku

Yang menyinari hidupku

Yang membangunkan aku dari kejatuhan

Yang memberikan aku sebuah ketabahan saat berhadapan dengan dugaan

Yang membuatkan aku tersenyum di dalam tangisan

Yang menjadikan aku mula berimpian dan berusaha mendapatkannya

Kaulah cintaku, inspirasiku

Warna warni di dalam hatiku seperti kanvas

Satu masa nanti, akan ku kenang setiap memoir ini

Cinta ini akan ku rungkaikan di dalam puisi 

Disimpan di dalam buku menjadi sebuah memori di dalam hidupku

Lalu akan ku tunjukkan kepada anak-anakku

Kamulah yang menjadi inspirasiku saat aku kejatuhan

Kamulah yang menjadi cinta yang merawatku saat aku dikhianati oleh sebuah pengharapan

Akan ku kenang kamu di dalam ingatanku

Terima kasih kerana menjadi cinta inspirasiku :)


Love,

Lea <3





0 Comments