tasik itu tenang dan luas mata memandang. namun ia penuh misteri,
apa yang ada di dalamnya?
sedalam mana airnya?
tidak ditemui jawapannya.
hati ini juga sama, misteri seperti tasik.
luas mata memandang, sungguh tenang dan mendamaikan.
namun tidak dapat diketahui apa yang ada di dalamnya
misteri
&
misery
Angin bertiup membawa dedaun kering berterbangan ke udara bersama debunga lalang. pepasir halus turut sama terbang sehingga masuk ke dalam mata saat aku berjalan. pedih mataku terkena pepasir itu. cahaya matahari terbias di sebalik awan yang bergulung di langit. meredupkan bumi dengan awan yang memutih. jauh dari kepanasan, dekat dengan kedinginan.
benarkah kata orang setiap impian pasti ada jalannya, pasti mampu dicapai?
benarkah kata orang, kalau dah jodoh tidak ke mana?
benarkah kata orang, setiap ujian ada penghujungnya, ia takkan selamanya ada dengan kita?
benarkah kata orang, setelah kesusahan akan datang kesenangan?
benarkah kata orang, setiap hasil usaha keras kita akan dituai satu hari nanti?
benarkah semua itu?
aku tertanya-tanya, mengapa setiap kali kaki ini mulai berjalan, ada sahaja halangan ini di hadapan? mengapa saat dicoretkan impian di atas kertas, terpaksa digulungkan kembali impian itu seolah-olah ia tidak pernah terjadi. mengapa sering sahaja ada halangan dan kegagalan yang datang bertandang? apa sahaja yang ingin ku lakukan semuanya berakhir dengan kegagalan, berakhir dengan kesedihan. mengapa semua ini terjadi?
saat orang lain menemui jalan mereka sendiri, menemui destinasi mereka sendiri, menemui pengakhiran mereka sendiri, aku di sini masih berdiri. berdiri dengan bunga yang sudah layu di tangan. entahkan apa yang ada di hadapan, sekali kaki ku pijak duri datang menikam. entahkan apa yang ada di belakang, saat aku menoleh terlihat pepasir yang berterbangan di udara dipijak kuat oleh seseorang yang sedang mengejarku. sungguh menakutkan, namun melukakan.
seperti berjalan di atas jalan yang berkaca
dapat dilihat apa yang ada di bawah, namun tak dapat dilihat apa yang ada di depan.
tiada arah tujuan, tiada arah yang mampu ku lalui. tersesat di dalam kabus yang mengaburkan pandangan. tidak tahu apa yang ada di sekeliling. hanya mampu membiarkan hati memandu mencari arah tujuan.
yang ada di tangan, hilang dari genggaman
yang ada di depan, tidak mampu dikejarkan
membiarkan langit malam menggugurkan bintang-bintang
bersinar terang bersama bulan yang memayungi malam
aneh kehidupan ini,
bila diinginkan, terpaksa dilepaskan
bila tidak dimahukan, tiba-tiba datang bergolek di depan
mengapa serumit itu kehidupan ini?
tidak bolehkah sederhana sahaja?
jika tiada, tiadalah
mengapa perlu kembali lagi?
cukuplah sudah derita di hati
tidak mahu diulangi kembali
kadang-kadang ai tertanya, perlukah diri ini fight mendapat impian yang dimahukan? atau perlukah ia dilepaskan lalu memilih perkara yang berbeza dari apa yang diinginkan?
setiap orang mempunyai mimpi
setiap orang mempunyai impian
ada orang, bekerja keras untuk mendapatkan apa yang dicitakan
ada orang, bergolok bergadai untuk menjadikan impian sebagai kenyataan
ada orang, sanggup mengorbankan diri sendiri dan maruahnya agar berjaya mencapai segala mimpi yang diangankan, walaupun jauh di lubuk hati ia penuh dengan penyesalan dan rasa bersalah yang tidak tertahankan
ada orang, sudah melakukan segala-galanya, namun tetap berakhir dengan kegagalan
tak semua impian menjadi kenyataan
tapi, mereka tetap bersungguh-sungguh berusaha mencapainya. kerana mereka tahu orang yang mempunyai kesungguhan satu masa nanti akan mengecap kejayaan
ada juga, reda dengan ketentuan setelah menangis dan telah melakukan segala-galanya. kerna dia tahu orang yang reda dengan ketentuan akan digantikan dengan yang lebih baik. kerana mereka telah mendapat ketenangan hati, yang tak semua orang mampu miliki walau dibayar sejuta ringgit sekalipun
bagaimana pula dengan aku?
sungguh, aku tertanya-tanya dengan diri sendiri. adakah kamu akan berusaha keras mencapai apa yang dicitakan? adakah kamu akan mencari jalan dengan apa jua cara sekalipun termasuklah meredah jalan yang sungguh kecil? atau mungkin kamu sendiri yang membuat jalan itu dengan tanganmu sendiri saat tiada jalan yang boleh dilalui
atau mungkin, kamu melepaskan pergi setiap mimpi-mimpi itu seperti tanglung yang dilepaskan di udara. penuh pengharapan saat tanglung-tanglung itu dilepaskan pergi di udara, mengharapkan segala yang dicitakan akan menjadi kenyataan
atau mungkin, kamu melepaskan pergi setiap angan-angan ini seperti layang-layang. berterbangan di udara, meneroka angkasa raya menembusi awan di langit. namun tidak lagi kembali kepadaku lagi. percaya bahawa setiap mimpi yang telah dianyam mungkin terpaksa dilepaskan kerana ia bukanlah sebahagian dari ketentuan, bukanlah yang terbaik di dalam hidup ini walau untuk seribu tahun lagi. layangan putus
mengejar itu lebih memenatkan dari melepaskan
mengejar itu kadangkala membuatkan kita berjalan tanpa arah tujuan
akhirnya berakhir dengan kepenatan
saat berjaya mendapatkan, hati ini dilanda kekosongan
melepaskan itu kadangkala membuatkan kita tersenyum setelah menangis sepanjang malam
melegakan
terasa seperti terlepas segala beban yang memberatkan bahu selama ini
saat ia terbang dari genggaman, hati ini mendapat keredaan
tersenyum di dalam tangisan
sakit di hati tidak terucap dengan kata-kata
namun wajah berseri dengan senyuman
percaya bahawa ada kalanya kesakitan itu mampu melepaskan kita dari kesusahan
jika mimpi itu ada di langit,
pasti ia berkilauan seperti bintang
jika mimpi itu ada di laut,
pasti ia bergulung seperti ombak
jika mimpi itu ada di atas tanah,
pasti ia berbunga mekar di pohon yang tegak
jika mimpi itu ada di dalam hati,
pasti ia menjadi kekuatan yang menahan diri ini dari rebah
jika mimpi itu ada di hadapan,
pasti ia bersinar cantik di dalam ukiran
angin bertiup masuk di celah jendela
dapat terlihat wajah seseorang saat kain jendela terselak diterpa angin. wajahnya memancar seperti matahari pagi, indah mempesonakan. tidak terlalu terang, namun mendamaikan. aku tersenyum saat melihat dirinya yang berbual dengan orang lain. luruh bunga-bunga kerinduan yang merimbun di dalam hati. memenuhi lantai hati seperti permaidani
orang kata, cinta itu mampu menghubungkan seseorang
walau terpisah antara jarak dan waktu, walau terpisah antara dua benua. jika sudah cinta akan bertemu jua
orang kata , kalau dah jodoh tak ke mana
benarkah semua itu?
atau ia hanyalah sebuah dongeng khayalan yang membuatkan kita berangan-angan
lalu saat kenyataan datang di dalam kehidupan, kita dihunjam dengan tangisan yang tidak tertahankan
memikirkan masa depan, pastinya hati ini hancur dengan kerisauan yang diciptakan sendiri
memikirkan apa yang ada dengan kita sekarang, membuatkan kita belajar untuk bertenang dan mula membuat dengan perlahan-lahan
mengenangkan apa yang telah terjadi di masa lalu, membuatkan kita berhati-hati dan hidup dengan penuh kerisauan
mengenangkan apa yang akan terjadi di masa depan, membuatkan kita melupakan apa yang telah terjadi sebaliknya memandang ke hadapan dengan penuh optimis
itulah kedewasaan
setiap orang, pasti ada putera hatinya, puteri hatinya sendiri
walaupun hidup dengan cinta yang mendalam buat oppa oppa yang tidak terbilang dengan jari
jauh di sudut hati hanya kita sahaja yang tahu siapa yang kita cintai
ada 8 bilion orang di dalam dunia ini
ada berbilion orang yang tak terhitungkan mempunyai wajah yang kacak dan cantik mempesonakan
tapi, hanya seorang sahaja yang mampu menghuni hati kita
hanya kita sahaja yang tahu siapa orang itu
yang menghuni hati kita selama ini
ya,
dialah orangnya
yang berada di dalam ingatan kamu sekarang
orang yang menggugah hati kita
orang yang membuatkan jantung kita berdebar-debar saat dia berada dekat dengan kita
orang yang membuatkan kita tersenyum saat dia hadir di dalam hidup
orang yang membuatkan kita terlupa pada masalah saat dia muncul di hadapan
orang yang membuatkan kita kerinduan saat dia berada jauh dari kita
orang yang membuatkan kita rindu walaupun dia sudah berdiri di hadapan kita
orang yang membuatkan kita menangis saat cinta ini mencengkam jiwa sehingga terasa sakit dada kita
orang yang membuatkan kita reda saat apa yang diidamkan tidak berjaya digenggam
orang yang membuatkan kita bangun saat kejatuhan dan kelelahan di dalam kehidupan
orang yang membuatkan kita memandang dunia ini dengan hati yang lapang dan bahagia
percaya masih ada warna pelangi di dalam kehidupan yang penuh dengan kesusahan
orang yang membuatkan kita mengenali dunia baru dan memasukinya tanpa disedari
orang yang membuatkan kita berubah menjadi seseorang yang tak pernah kita jangkakan selama ini
berubah menjadi orang yang baru, orang yang kita tak pernah bayangkan sepanjang hayat ini
itulah orang yang benar-benar bermakna di dalam hidup kita
dialah erti cinta sejati di dalam hidup kita
yang kita ingin jadikannya sebagai putera hati kita, atau puteri hati
tapi siapalah kita
kita hanyalah manusia biasa
kita tak mampu memaksa orang untuk menyukai kita
hanya kerana kita menyukai dia
cinta ini tidak boleh dipaksa
jika dia adalah jodoh kita,
tersenyumlah kita
jika dia bukan jodoh kita,
tangislah yang menjadi penghias wajah
membiarkan hujan membasahi pipi
menyembunyikan air mata yang mengalir tanpa henti
kehidupan ini adalah pengajaran
mengajar kita untuk menjadi orang yang bertimbang rasa. mengajar kita untuk menjadi orang yang ikhlas, mengajar kita untuk menjadi orang yang sabar. mengajar kita untuk menjadi orang yang kuat. mengajar kita untuk menjadi orang yang melepaskan
namun kadangkala kehidupan ini terlalu perit
setiap pengajaran itu kadangkala membuatkan kita hancur
tidak berdaya melangkah ke hadapan
tidak mampu berdiri lagi di atas kaki
bila kesakitan itu datang menggoncang
kadangkala hadir sinar mentari bersama pelangi yang mewarnai bumi
menyinari hidup kita seperti burung yang bermandi cahaya matahari ketika ia membasahkan diri di dalam kolam kecil yang berisi air pancut
bugar dan menggembirakan
ada kalanya, kehidupan ini tidak berjalan seperti yang diinginkan
ada kalanya, kehidupan ini berjalan dengan perkara yang tak pernah dijangkakan
bergolek ke arah kita setelah kita tidak mahukan ia lagi
ada kalanya, kehidupan ini membuatkan kita terduduk jatuh lalu tersandar sendirian di birai katil
menangis sendirian menghadapi kenyataan yang tak pernah dibayangkan
ada kalanya, kehidupan ini membuatkan kita berjalan di atas permaidani yang dipenuhi dengan bunga-bungaan
menuju ke arah kebahagiaan yang tak pernah dibayangkan
semuanya tak pernah dijangkakan
mungkin ia berakhir seperti yang diinginkan
penuh kebahagiaan
mungkin ia berakhir dengan gerimis
penuh tangisan
tak ada yang kekal di dalam dunia ini
hanyalah kita sahaja yang mampu menentukan orang yang bagaimana ingin kita jadi
bukanlah situasi yang menjadikan siapa kita hari ini
tapi diri kita sendiri
kita sendirilah yang memilih untuk menjadi orang yang bagaimana
walaupun kehidupan ini tidak seperti yang diharapkan
hanyalah kita yang mampu mengubah suasana hati sendiri
Love,
Lea <3



0 Comments